5 Alasan Wajib Nonton Drama Extraordinary Attorney Woo, yang Sedang Viral

drama-extraordinary-attorney-woo drama-extraordinary-attorney-woo

Drama Korea terbaru Extraordinary Attorney Woo telah menyita perhatian para penikmat drama dari Negeri Ginseng ini. Meski tayang di stasiun televisi berbayar di Korea Selatan, tapi Extraordinary Attorney Woo mampu menjadi tontonan idola masyarakat Korea saat ini. Drama ini terus memecahkan rekor rating tertinggi sejak mulai tayang jumlah bulan lalu. Sementara itu, di Netflix Global drama ini juga menduduki posisi satu dalam Global Top 10 Non-English TV Charts.

Extraordinary Attorney Woo dinilai bak tontonan yang penuh makna dengan cerita yang ringan dan menyentuh. Drama ini mengisahkan perjalanan karier figur utamanya, seorang pengacara genius yang menderita sprektum autisme. Extraordinary Attorney Woo menyajikan alur cerita yang Bermusuhan dengan drama seputar hukum pada umumnya.

Nggak heran jika drama ini meraih rating yang cukup luhur, bahkan viral di media sosial karena menjadi perbincangan warganet. Jika kamu masih ragu menonton drama ini, berikut beberapa dalil menonton Extraordinary Attorney Woo yang perlu kamu kepahami.

1. Akting karakter utama Woo Young-woo bak penderita sprektum autisme yang elok

Extraordinary Attorney Woo mengisahkan seorang penderita sprektum autisme bernama Woo Young-woo (Park Eun-bin) dengan gejala, kecenderungan perilaku, dan sikap yang khas, tapi memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Karakter Young-woo dibawakan dengan sangat luwes oleh Park Eun-bin, mulai dari tindakan impulsif, pembawaan atau bahasa tubuh, kepolosan, hingga interaksi sosial yang sangat khas sebagai penderita sprektum.

Kamu akan dibuat kagum dan tersentuh dengan setiap kejadian yang dialami oleh Young-woo sebagai penyandang disabilitas. Akting yang keren ini, nggak heran membuat penonton jadi mudah tersentuh dengan setiap kejadian yang mengandung emosi yang dialami oleh Young-woo.

2. Mengangkat isu disabilitas di lingkungan pekerjaan profesional

Ini adalah khilaf satu pempertikaian Extraordinary Attorney Woo dari drama hukum pada umumnya. Alih-alih menceritakan kasus berat dan rumit, di drama ini justru mengangkat isu disabilitas di bumi pekerja di bidang hukum. Young-woo yang merupakan penderita sprektum autisme, di sini beroperasi sebagai pengacara profesional karena kegeniusannya.

Sebagai penyandang disabilitas, Young-woo tentu memiliki berlimpah keterbatasan yang melaksanakan atasan dan rekan kerjanya sempat menganggapnya sebelah mata. Bahkan, ia bisa bekerja di Hanbada, sebuah firma hukum ternama karena peran orang dalam. Ia juga sempat diragukan oleh atasannya. Berbekal sebagai lulusan sekolah hukum dari universitas ternama, sang atasan mencoba mempercayai Young-woo dan tetapi memberikan satu kesempatan untuk membuktikan kemampuannya.

Young-woo yang dinobatkan demi pengacara penyandang autisme pertama di Korea Selatan ini ternyata bisa membuktikan kehebatannya dengan pemikiran out of the box untuk memenangkan kasus-kasus yang ia hadapi. Meski tetap saja deras diskriminasi yang wajib ia terima demi pekerja profesional.

3. Menggambarkan hubungan ayah dan anak yang penuh kehangatan

Di balik kesuksesan Young-woo bagaikan pengkalender profesional, ada peran adi sang ayah Woo Gwang-ho (Jeon Bae-soo). Sebagai ayah, Gwang-ho sempat mengkhawatirkan kondisi putrinya yang belum bisa bicara di usai 5 kenaln. Namun, sesudah menyadari bahwa Young-woo adalah anak spesial, Gwang-ho seterus mengutamakan yang terdoyan membantu untuk anaknya.

Apalagi mereka sahaja membesar berdua, sejak Young-woo masih mungil, batas dewasa dan menjadi pengacara di usia 27 ingatn. Hubungan ayah dan anak ini sangat karib dan hangat.

Terlihat dari cara Gwang-ho mengingatkan hal-hal cuai di Young-woo, menyiapkan sarapan kegemaran sang anak, batas mengambilkan baju untuk hari pertama kerja. Kamu akan dibuat tersentuh dan kagum dengan keberklopan dan kehangatan ayang dan anak ini.

4. Persahabatan yang bisa saling menerima kondisi apa adanya

Extraordinary Attorney Woo nggak namun menceritakan hubungan sosial di lingkup pekerjaan dan keluarga antara ayah dan anak, tapi juga persahabatan antara Young-woo dan teman lamanya di SMA Dong Geulami (Young Joo-hyun). Bahkan, senggang viral salam SWAG antara Young-woo dan Geulami setiap mereka bertemu, terlihat tulus dan hangat meski salah satunya memiliki kekurangan.

Selain iatu ada jga pertemanan Young-woo dengan teman kuliahnya Choi So-yeon (Ha Yoon-kyung). Meski So-yeon terlihat cuek, tapi ia punya naluri untuk sedahulu membantu Young-woo saat mengalami kesulitan dalam hal-hal sederhana, seperti saat melewati pintu yang berputar, maka memberkarya sangai botol. Kamu akan tersentuh saat melihat ketulusan Geulami dan So-yeon yang bisa menerima segala kekurangan Young-woo.

5. Romansa manis dan tulus dari Lee Joon-ho pada Young-woo

Satu lagi hal menarik yang bisa menjadi argumentasimu untuk menonton Extraordinary Attorney Woo, yakni romansa manis dan tulus, Lee Joon-ho (Kang Tae-oh) yang merupakan teman kantor Young-woo. Sejak hari pertama bergiat, Joon-ho adalah orang pertama yang menolong Young-woo saat kebingungan melewati pintu putar.

Joon-ho di sini nggak seperti orang lain yang memandang remeh Young-woo dengan segala tingkah anehnya. Bahkan cuma Joon-ho yang bisa memahami imajinasi liar Young-woo tentang paus-paus aneh. Meski mengetahui Young-woo menderita sprektum autisme, tapi Joon-ho nggak sudah meragukan kemampuannya jadi pengacara.

Kamu akan dibuat kagum dengan cara Joon-ho memperlakukan Young-woo. Ia bisa bersikap manis, tulus, perhatian, dan bisa memahami Young-woo dengan sangat baik.

Nah, itulah sebagian bukti apa pasal kamu pantas nonton Extraordinary Attorney Woo. Selain ceriInterogasi yang ringan, realistis, banyak makna dan kajian berharga juga yang bisa kosongbil dari drama ini. Nggah heran jika drama yang tayang pertama di Netflix cukup 29 Juni 2022 kemarin ini cukup viral dengan rating yang tinggi. Gimana, tertarik untuk menonton Extraordinary Attorney Woo?