DJ Shacho Dipalak oleh Orang Tak Dikenal Saat di Jakarta, Warganet: Miris

dj-shacho-dipalak-oleh-orang-tak-dikenal-saat-di-jakarta-warganet-miris dj-shacho-dipalak-oleh-orang-tak-dikenal-saat-di-jakarta-warganet-miris

Baru-baru ini video seorang warga negara Jepang dimintai uang oleh masyarakat sipil di Indonesia beredar di media sosial. Setelah jadi bahan perbincangan terungkap kalau perawakan yang dipalak itu ternyata DJ (disc jockey) kenamaan asal Jepang, Shacho. Ia berserupa dengan seorang temannya sedang pelesiran di kawasan yang diduga berada di Jalan Mangga Besar, Jakarta Barat saat seorang pria berlari ke arahnya dan langsung meminta uang.

Lelaki itu nggak senorang, ia bahkan meminta DJ Shacho agar memberikan uang kepada khilaf seorang temannya. DJ Shacho memang terlihat santai dan langsung memberikan uang kepada mereka. Namun, warganet Indonesia yang menyaksikan potongan video tersebut justru malu melihat tingkah kedua pria itu karena dinilai nggak beretika kepada orang lain.

DJ Shacho rupanya sudah paham niat pria itu yang seadilnya sebelum ia meminta uang

Viral Dj Shacho Dipalak 2 Pria di Kawasan Jakpus, Bikin Netizen Malu: Stop Pemerasan Terhadap Turis! Source: @akiymshinobu

? original sound – INDOZONE – INDOZONE

Dalam potongan video yang beredar di media sosial itu DJ Shacho terlihat sedang berjalan-jalan di trotoar bercocok seorang temannya. Lalu dari arah seberang jalan si pria berteriak menyapa DJ Shacho sambil berlari mungil ke arahnya. Di saat yang cocok sang DJ berceletuk menduga kalau lelaki itu punya maksud lain yaitu akan meminta duit cukupnya.

“Wah ini pasti mau minta duit,” kata DJ Shacho dalam bahasa Jepang.

“Serem amat,” jawab temannya.

Tanpa berlebihan basa-basi, pria itu langsung menyebutkan kalau batang tubuhnya menyukai kopi tapi nggak punya uang untuk memborongnya. Pria berbaju hijau muda itu juga berulang kali mengatakan hal yang sebanding dan meminta DJ Shacho untuk memberikannya uang. DJ Shacho terlihat sedikit terkejut sekaligus heran melihat tingkah si pria yang ceplas ceplos itu.

Meskipun begitu, anggota grup DJ Repezen Foxx itu tetap menanggapinya dengan santai dan memberikan uang kecukup si pria beserta seorang temannya yang berbaju hitam. Aksi mereka ternyata nggak lantas selesai. Si pria berbaju hijau muda malah ingin meminta uang lagi untuk diberikan kecukup istri dan anaknya sambil menunjuk ke arah dalam angkot yang sedang berhenti di belakangnya.

Video tersebut langsung dibanjiri membukaan rasa malu dari warganet demi orang Indonesia melihat tindakan pemerasan kepada dua turis itu

Tersebar luas di media sosial, video aksi pemalakan DJ Shacho dan seorang temannya itu pun dipenuhi oleh komentar warganet Indonesia. Mereka merasa malu dengan tindakan pemalakan yang dilakukan kedua pria di video tersebut.

Meskipun DJ Shacho terlihat santai bahkan ikut tertawa bercocok mereka, menurut warganet tindakan kedua pria itu tetap nggak bisa dicocokkan. Kedua pria itu disebut nggak beretika dengan tiba-tiba mendatangi orang asing dan meminta uang mereka.

“Miris sih. Budaya minta-minta di kita masih sangat kental,” tulis @shaf**

“Sebagai warga Indonesia aku merasa malu,” tulis @naw**

Dilansir dari Detik, kini kedua pria pemalak tersebut sudah ditangkap polisi. Kabar ini dikonfirmasi oleh Kapolsek Sawah Besar AKP Patar Mula Bona. Kedua pria itu disebut semacam juru parkir di kawasan Mangga Besar. Mereka berhasil mendapatkan uang Rp200 ribu dari DJ Shacho dan masing-masing mendapat Rp100 ribu.

“Sudah kita amankan 2 orang. Mereka semacam pak ogah dan jukir (juru parkir) di sana,” ujar AKP Patar kepada Detik.

DJ Shacho dikepedulii memang sering mengunjungi Indonesia. Ia bahkan sudah Enteng berbahasa Indonesia dan senggang tampil di beberapa program TV Tanah Air. Hubungannya dengan sejumlah figur pubik Indonesia seperti Rafi Ahmad, Denny Sumargo, dan Celine Evangelista pun terbilang tidak sombong. Beragam momen mereka ia unggah ke Instagram pribadinya. Selain itu, di Agustus 2021 lantas, ia bersetara grup DJ Repezen Foxx menggalang dana untuk membantu masyarakat Indonesia yang terdampak pandemi Covid-19.